Oke balik lagi di blog kang-ngonfig, hari ini kita akan bahas apa sih dhcp itu, gimana cara kerjanya, fungsinya buat apa dan jenis-jenisnya.
DHCP
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah salah satu jenis protokol yang fungsinya itu memberikan IP (Internet Protocol) secara otomatis, kalau tidak ada fitur DCHP teman-teman harus memasukan ip address secara manual dan membutuhkan waktu lama. Nah karena itulah DHCP diciptakan ya agar mempermudah aja si sebenernya haha. DHCP ini terbagi menjadi 2 yaitu DHCP Server dan Client
Perbedaan DHCP Server dan Client
DHCP Server itu yang memberikan/melayani ip secara otomatis, sedangkan DHCP client yang menerima ip address yang dikasih server tadi. DHCP ini juga ada prosesnya
- DHCP Discover
- DHCP Offer
- DHCP Request
- DHCP Acknowledgment
| Isi paket yang diterima client dari server |
gampangnya itu gini
Client : Bro ada ip address ga? (DISCOVER)
Server : Ada nih, mau ga? (OFFER)
Client : Mau dong bro ( REQUEST)
Server : Yaudah nih ip address buat ente 192.168.10.2, netmask 255.255.255.0, gateway 192.168.10.1, DNS 8.8.8.8. Tapi ada batas waktunya yak. (ACKNOWLEDGMENT)
Client : Oke bro
Begitulah kira-kira kalo server dan client kalau bisa ngomong wkwk, terus pertanyaannya adalah kenapa ada bates waktunya? jawabannya simplenya sih biar ip addressnya bisa dipake orang lain kalo udah ga dipake atau bisa juga kalau devicenya udah off dan biar ga habis juga ip addressnya. Tapi kalo masih dipake terus batas waktunya habis? ya tinggal minta ke server, prosesnya sama berulang terus kaya contoh yang di atas.
Sekian penjelasaan tentang DHCP semoga teman-teman paham :)

No comments:
Post a Comment