Access List (ACL)
Standart Access-list
- ACL berfungsi sebagai packet filtering, menentukan apakah sebuah paket bisa dilewatkan atau tidak.
- ACL standard hanya bisa melakukan filtering berdasarkan IP host atau IP Network source nya saja.
- ACL Standard menggunakan ACL number 1-99.
- Konfigurasikan sedekat mungkin dengan destination.
- Direction in dan out nya ditentukan berdasarkan arah paket nya dari source menuju destination.
R2#configure terminal
R2(config)#access-list 1 deny 192.168.10.0 0.0.0.255
R2(config)#access-list 1 permit any
R2(config)#interface fa0/1
R2(config-if)#ip access-group 1 out
Konsep access-list ini ketika ada banyak daftar access-list dia akan baca dari atas sampai kebawah, ketika perintah yang atas terpenuhi dia tidak akan melanjutkan kebawah. Mirip kaya filter rules di Mikrotik lah dia kan bacanya dari atas ke bawah. Jadi sebenarnya ketika kita tadi membuat rule untuk memblok koneksi dari PC2tadi, di bawahnya otomatis akan ada rule implicit seperti berikut
Extended Access-list
- ACL extended bisa melakukan filtering tidak hanya berdasarkan source saja, melainkan juga destination serta port dan protocol yang digunakan.
- ACL Extended menggunakan ACL number 100-199.
- ACL Extended dipilih jika keperluannya spesifik ke aplikasi; missal membatasi telnet, atau akses web server atau email, ftp dst nya.
- Konfigurasikan sedekat mungkin dengan source.
- Direction in dan out nya ditentukan berdasarkan arah paket nya dari source menuju destination.
R2#configure terminal
R2(config)#no access-list 1
lalu kita buat konfigurasi extended ACL di router 1
R1>en
R1#configure terminal
R1(config)#access-list 100 deny tcp 192.168.10.0 0.0.0.255 host 12.12.12.1 eq 80
Keterangan :
Pada bagian protokol menggunakan tcp, karena tcp merupakan protokol yang membawa paket http request dari client menuju server. eq merupakan perintah untuk mencocokan paket dengan nomor port atau layanan yang didefinisikan pada rule access list. Pada rule ini kita mendefinisikan layanan www yang akan diblok. Apabila ingin menggunakan nomor port, maka www bisa diganti dengan 80.
R1(config)#access-list 100 permit ip any any
Keterangan :
Protokol yang digunakan adalah ip karena protokol ini sudah mencakup protokol-protokol yang lain seperti tcp, udp, dan icmp. Kalian juga dapat menggunakan nomor access list selain 100. ACL extended dapat menggunakan nomor dari 100 sampai dengan 199.
R1(config)#interface fa0/1
R1(config-if)#ip access-group 100 in
Langkah selanjutnya adalah meletakkan ACL pada interface router. Mengacu pada konsep extended ACL bahwa access list ditempatkan pada interface router yang paling dekat dengan source packet, maka ACL akan diletakkan di interface Fastethernet0/1. Parameter yang digunakan adalah in, karena trafik yang terjadi pada interface tersebut adalah trafik inbound (dari PC masuk ke interface router).

No comments:
Post a Comment