Apa itu Sistem Monitoring Jaringan?
Sistem monitoring jaringan merupakan sistem yang berfungsi untuk memantau aktivitas pada perangkat jaringan. Monitoring digunakan untuk mengetahui perangkat jaringan mana yang mati dan hidup dan juga bisa memonitor trafik yang sedang berjalan, menjaga stabilitas jaringan, mendeteksi kesalahan pada jaringan, troubleshooting serta dokumentasi jaringan.
Kenapa harus ada sistem monitoring?
Ketika ada permasalahan jaringan entah itu perangkatnya mati atau pun salah konfigurasi, di sistem monitor inilah akan memunculkan notif jadi network admin bisa tau yang bermasalah itu apanya jadi troubleshootnya pun tidak begitu sulit jika ada sistem monitor jaringan.
Jenis-jenis Monitoring Jaringan
Cacti
Cacti adalah salah satu software yang digunakan untuk keperluan monitoring yang banyak digunakan saat ini. Cacti menyimpan semua data / informasi yang diperlukan untuk membuat grafik dan mengumpulkannya dengan database MySQL. Untuk menjalankan cacti diperlukan service pendukung seperti Apache2, MySQL, PHP5, dan SNMP. Beberapa fitur utama cacti :
- Item Grafik yang tidak terbatas
- Tampilan menurun, daftar dan pratinjau grafik
- Manipulasi data grafik
- Pengumpulan grafik
- Otomatisai perangkat dan grafik
- Templat sumber data untuk grafik
- Tempat perangkat untuk grafik
- Manajemen keamanan yang berbasis pengguna dan grup pengguna
Zabbix
Zabbix adalah salah satu software open source yang dapat digunakan untuk memonitor jaringan, dan status dari berbagai network services, servers dan network hardware lainnya. Software diciptakan oleh Alexei Vladishev. Dengan zabbix, user dapat mudah mengetahui status server, kondisi jaringan dan mendapatkan notifikasi jika terjadi gangguan, zabbix juga sudah mendukung polling dan trapping. Keunggulan yang dimiliki oleh zabbix adalah software ini dengan mudah didapatkan dan gratis. Adapun fitur-fitur pada zabbix yang dapat digunakan :
- Penggunaan zabbix sangat memudahkan user dalam mengontrol server dan network
- Real time Monitoring
- Memberikan informasi masalah melalui E-mail dan SMS (Short Message Service), Admin dapat mengatur notifikasi jika terjadi masalah dengan melalui E-mail dan SMS (Short Message Service)
- Filter untuk laporan trafic, Admin dapat membuat laporan dengan template yang berbeda-beda
- Multi Operating System
- Sisi Keamanan cukup unggul karena adanya authentifikasi dengan IP address
PRTG
PRTG merupakan sebuah aplikasi monitoring jaringan yang dikenal karena kemampuannya yang canggih dalam mengelola insfrastruktur IT. Semua perangkat, sistem, traffic, dan aplikasi dalam jaringan bisa dengan mudah ditampilkan dalam hierarki antarmuka yang sangat mudah digunakan. PRTG menggunakan teknologi seperti SNMP, WMI, SSH, Flows / Packet Sniffing, HTTP Request, REST API, ping, SQL. Hal ini dapat dikatakan, PRTG network monitoring application adalah pilihan ideal untuk perusahaan yang masih kurang pengalaman dalam network management. Fitur dari PRTG yaitu :
- Mampu untuk memonitor perangkat ke pusat data yang menggunakan aplikasi seluler
- Dapat memindai QR code dan melihat informasi perangkat
Nagios
Nagios merupakan open source monitoring sistem komputer, jaringan pemantauan dan monitoring infrastruktur aplikasi perangkat lunak. Nagios menawarkan pemantauan dan layanan peringatan untuk server, switch, aplikasi, dan layanan. Ia mengingatkan pengguna bila ada sesuatu yang salah dan mengingatkan mereka untuk kedua kalinya ketika masalah telah diselesaikan. Nagios awalnya dirancang untuk berjalan di Linux tetapi juga berjalan dengan baik pada varian Unix lainnya. Ini adalah perangkat lunak bebas berlisensi di bawah syarat-syarat Lisensi versi GNU General Public 2 yang diterbitkan oleh Free Software Foundation. Keunggulan nagios antara lain :
- Menggunakan web interface, sehingga bisa diakses secara mudah dan remote dari tempat lain.
- Selain memonitor network service (HTTP, FTP, dsb), Nagios juga bisa memonitor host resource (penggunaan disk, penggunaan memory, proses, log file, dsb)
- Mempunyai fitur reporting lewat web interface.
- Mempunyai banyak plugins, sehingga menambah fitur-fitur Nagios menjadi semakin lengkap dibandingkan NMS yang lain.
- Support penggunaan google map.
- Mempunyai fitur Schedule downtime, dimana sangat diperlukan ketika server di maintenance atau di upgrade.
Nah diatas itu adalah contoh software monitoring jaringan, yang di atas itu baru beberapa aja sebenernya masih banyak, jadi intinya terus belajar banyakin referensi. Oke see u next time





No comments:
Post a Comment